Senin, 05 Juli 2021

Kebutuhan Desain Grafik Pada Aplikasi Web

 1. Jelaskan apa yang menjadi dasar penggunaan ragam layout website dalam membuat media visual berbasis web!

Ada beberapa macam layout desain web saat ini yang semakin menghiasi dunia web :

    1. Static

Layout static pada web desain memiliki ukuran tetap pada semua resolusi browser. Lebar layout static ini menggunakan satuan pixel (px) sehingga akan menghasilkan layout yang statis.

Contoh layout static: Facebook, Twitter.

    2. Fluid

Layout fluid memiliki kemampuan untuk menyesuaikan lebar layout sesuai dengan resolusi browser. Hal tersebut terjadi karena lebar layout menggunakan satuan percent (%) sehingga lebar layout akan mengikuti resolusi browser saat dikecilkan atau dibesarkan (resize).

Contoh layout fluid: gmail, yahoo mail.

    3. Responsive

Layout responsive memiliki kemampuan untuk berganti layout pada resolusi tertentu. Layout bisa berganti ini berkat kehadiran CSS3 dengan sintax media queries nya. Kalo di pemrograman fungsinya mirip „if„, tapi ini di css. Jadi sebuah web bisa memiliki tampilan berbeda saat dibuka dengan pc, tablet atau smartphone.

     4. Horizontal Scrolling

Layout horizontal scrolling adalah dengan menata content web kesamping, sehingga

untuk melihat content web tersebut menggunakan scroll horizontal.

     5. Parallax Scrolling

Layout parallax scrolling menggunakan beberapa layer dan setiap layer memiliki kecepatan perpindahan yang berbeda-beda saat di scroll sehingga menimbulkan efek yang menarik.

     6. Responsive-fluid

Layout responsive-fluid merupakan gabungan antara responsive dengan fluid sehingga lebar layout akan mennyesuaikan resolusi dan akan berganti layout pada resolusi tertentu. Layout ini menggunakan media queries dan satuan percent (%) untuk ukuran

 

2. Jelaskan penggunaan berbagai macam format gambar pada desain grafis berbasis web!

  • PNG

Sangat baik untuk dipergunakan pada kebanyakan web browser (IE6+ butuh sedikit sentuhan CSS untuk pengaturan transparansi). Format jenis ini sangat tepat untuk menyimpan grafik (ilustration) atau foto (kualitas tinggi)

  • JPG

Adalah pilihan terbaik untuk menampilkan foto secara online, walau kualitasnya tidak sebagus PNG tetapi cukup bisa diterima mata manusia.

  • GIF

Sangat baik untuk menampilkan gambar grafik (jika tidak mau menggunakan PNG), tapi jangan ubah foto menjadi format GIF karena hasilnya tidak sedap dipandang mata.

  • BMP

Bisa dikategorikan sebagai gambar tidak terkompresi, tidak disarankan untuk penggunaan pada web (menghabiskan bandwidth)

Desain Grafis Pada Aplikasi Web

1. Jelaskan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan apabila ingin membuat media visual berbasis web!

Untuk memenuhi kebutuhan pengguna terhadap grafik pada sebuah aplikasi berbasis

web, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada desain website, diantaranya adalah:

1. Penggunaan warna yang tepat

Warna sangat berpengaruh dalam sebuah desain. Seperti yang telah kita ketahui, masing

masing warna memiliki karakter tersendiri, dan mecerminkan suasana tertentu. Skema

warna (kombinasi warna) dalam desain harus bisa mewakili karakter yang diinginkan.

Tetapi perlu diingat, kombinasi warna yang berlebihan akan mengalihkan pengunjung

dari konten website.

 

2. Teks yang mudah dibaca

Teks harus mudah dibaca, hal ini bisa dicapai dengan mengatur kontras warna teks

dengan background. Selain itu penggunaan font yang tepat juga perlu diperhatikan, jenis

font, ukuran font, style dan konsistensinya dalam desain. Selain itu pengaturan paragraf

dan jarak antara teks dengan elemen lain juga perlu diperhatikan. Whitespace atau ruang

kosong antar elemen harus harmonis. Semua hal tersebut bertujuan supaya Teks mudah

dibaca.

 

3. Desain visual yang harmonis

Image atau gambar secara visual merupakan unsur atau elemen utama dalam desain.

Image bisa digunakan sebai pemanis, atau penyeimbang atau point of interest. Sebaiknya

pemilihan image sesuai dengan keseluruhan tema dan karakter desain website.

Komposisi image dengan elemen lain juga harus sesuai, adakalanya sebuah website

membutuhkan image yang besar (hampir fullscreen) untuk memberi kesan tertentu, dan

dikombinasi dengan teks yang lebih kecil porsinya, ada pula website dengan komposisi

teks yang lebih banyak dan image hanya sebagai unsur tambahan. Komposisi antara

image dengan teks tergantung dari tema dan karakter yang ingin dibangun.

Yang penting harus bijaksana dalam memilih, menempatkan, dan mengkomposisi image,

dan yang tidak kalah penting adalah kualitas image itu sendiri. Hal lain yang harus

menjadi pertimbangan adalah besarnya file. Kecepatan load sebuah halaman website

sebagian besar ditentukan oleh besarnya ukuran file, terutama image, apalagi bagi kita di

Indonesia yang kecepatan akses internetnya sebagian besar dibawah rata-rata.

 

4. Layout yang Simpel

Layout atau tataletak desain diusahakan sesederhana mungkin, minimalisir elemenelemen yang tidak penting, maksimalkan whitespace (jarak antar elemen). Website dengan layout yang baik, mudah untuk dijelajahi, pengunjung mudah untuk menemukan sesuatu, dan dengan cepat menemukan apa yang dicarinya. Layout yang berantakan membuat pengunjung kesulitan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan sesuatu. Penempatan yang tidak sesuai, point of interest yang menyesatkan, dan urutan tata letak yang acak, sangat tidak menguntungkan.

 

5. Alur yang mudah dimengerti

Layout desain website harus bisa menuntun pengunjung dan mengarahkan mereka ke

sesuatu yang kita inginkan, jadi kitalah yang menuntun alur perhatian pengunjung dari

titik a, ke titik b, ke titik C, dan seterusnya, sehingga tujuan kita dan misi dari website

bisa dicerna dengan baik oleh pengunjung. Hal ini tidaklah mudah, berbeda dengan

media lain seperti televisi, dan koran, audience dalam kendali pemberi informasi, mereka

menerima apa adanya dan pasif, dan tidak melakukan tindakan aktif untuk memilah.

Sedangkan pada website, pengunjung memiliki kendali penuh, mereka aktif, dan oleh

karena itu alur dari desain website harus jelas dan mudah dipahami agar pengunjung

tidak frustasi menemukan apa yang mereka inginkan.

 

6. Menu Navigasi yang jelas

Salah satu elemen penting yang juga wajib diperhatikan adalah navigasi atau menu.

Menu navigasi adalah satu-satunya cara pengunjung berinteraksi dengan website. Ada

banyak cara dan banyak desain menu navigasi, tetapi yang tidak boleh dilupakan adalah

fungsi utamanya, sebagai alat interaksi pengunjung dengan website.

Website bisa saja mempunyai beberapa menu/navigasi, bisa diatas pada header, atau

pada sidebar, maupun dibawah pada footer. Tidak ada rumus yang mengharuskan

dimana kita menempatkan menu, yang penting harus menyatu dengan alur dan layout

desain sebuah website.

 

2. Berikan contoh hasil aplikasi desain grafis berbasis web


Figma

Figma adalah desain digital dan alat prototyping. Ini adalah aplikasi desain UI dan UX yang dapat Anda gunakan untuk membuat situs web, aplikasi, atau komponen antarmuka pengguna yang lebih kecil yang dapat diintegrasikan ke dalam proyek lain. Dengan alat berbasis vektor yang hidup di cloud, Figma memungkinkan para penggunanya untuk bekerja di mana saja dari browser. Cara ini termasuk alat zippy yang dibuat untuk desain, pembuatan prototipe, kolaborasi, dan sistem desain organisasi.

Contoh Hasil desain dari figma :


Selasa, 11 Mei 2021

Konsep Pemodelan Desain Grafik Pada Aplikasi Mobile


Konsep Pemodelan Desain Grafik Pada Aplikasi Mobile

 

Elemen-elemen apa saja yang harus diperhatikan jika ingin mengaplikasikan desain grafis pada perangkat mobile

1. Resolusi Layar 

Ketajaman warna dan detail gambar pada tampilan bitmap bergantung pada banyaknya pixel. Warna atau resolusi yang membentuk gambar tersebut. Hal ini berkaitan erat dengan kemampuan monitor dan VGA (Video Graphic Adapter ) yang digunakan. Jika gambar tampilan bitmap berresolusi tinggi di tampilkan pada monitor yang berresolusi rendah akan mengakibatkan gambar terlihat kasar , bahkan terlihat kabur berbentuk kotakkotak(juggy) jika dilakukan pembesaran gambar. Satuan untuk ukuran grafis jenis bitmap ini adalah dpi (dot per inch) yang berarti banyaknya titik dalam satu inci

2. Layout

Layout mendefinisikan struktur visual untuk antarmuka pengguna, seperti UI sebuah aktivitas atau widget aplikasi. Layout dapat dideklarasikan dengan dua cara:

· Deklarasikan elemen UI dalam XML. Android menyediakan sebuah kosakata XML sederhana yang sesuai dengan kelas dan subkelas View, seperti halnya untuk widget dan layout.

· Buat instance elemen layout saat waktu proses. Aplikasi bisa membuat objek View dan ViewGroup (dan memanipulasi propertinya) lewat program

3. Tipografi

Desain grafis ternyata bukan sekedar bagaimana memainkan warna dan layout tapi ada satu hal lagi yang perlu diperhatikan yaitu tipografi. Tipografi merupakan komponen paling penting dalam desain grafis yang tidak bisa ditinggalkan. Seorang desainer bertanggung jawab untuk mengetahui seluk-beluk seputar tipografi, karena dengan begitu ia akan lebih mudah untuk membuat sebuah tipografi yang baik dan berciri khas. Oleh karena itu, desainer yang baik perlu mempelajari peraturan dan pedoman spesifik sehingga dapat mengembangkan kemampuannya dalam membuat tipografi.

 

4. Format Gambar

Pengertian Format Gambar adalah suatu representasi spatial dari suatu obyek, dalam pandangan 2D atau 3D.

5. Konsep Warna

Dalam pengolahan image, dikenal dua macam warna paling populer yang menjadi standar internasional, yaitu RGB dan CMYK.

6. Input

Masukan (input) merupakan awal dimulainya informasi. Bahan mentah dari informasi adalah data yang terjadi dari transaksi yang dilakukan oleh organisasi. Desain input digunakan untuk merancang tampilan layar dikomputer yang menggambarkan bagaimana bentuk pemasukan data.

7. Desain Grafis

User Interface Design atau desain UI adalah sebuah desain keseluruhan gaya dan komponen yang ditampilkan di halaman web. Contohnya seperti tata letak dan bentuk desain menu, ikon, warna, gambar, tombol, dan semua komponen lainnya. Tampilan UI harus menarik, mudah dioperasikan, dan diposisikan dengan pas di laman web. Karena tujuan utamanya adalah untuk memberikan tampilan yang enak dipandang pengguna.

User Experience Design atau desain UX adalah sebuah proses yang komprehensif untuk mengembangkan pengalaman pengguna sebuah produk web. Caranya dengan memaksimalkan step by step yang dilakukan penguna di dalam web tersebut.

 

Contoh aplikasi desain grafis pada perangkat mobile!

1. Canva

Setelah sukses meluncurkan web design platform, Canva merambah ke aplikasi dengan menghadirkan Canva for Mobile yang dapat ditanamkan pada perangkat iOS dan Android.

 

Sebagaimana versi webnya, beragam fitur ditawarkan untuk mempermudah penggunanya yang ingin membuat logo, poster, banner, resume, presentation, infografik, flyer, brosur, ID card, desain stempel dan berbagai fitur lain yang terkait dengan dunia desain grafis.

 

Selain fitur, cara kerja dari Canva for Mobile juga tidak berbeda dari versi webnya. Saat akan membuat desain, kamu akan diberi dua alternatif untuk dipilih, yaitu: membuat desain sendiri atau memanfaaatkan template yang sudah ada.

 

Jika kamu tertarik untuk membuat desain sendiri, Canva telah menyediakan tools yang relatif lengkap untuk kebutuhan desain. Namun jika ingin cara yang lebih cepat dan mudah, Canva telah menyiapkan lebih dari 6000 template untuk dipilih. Sehingga kamu tinggal melakukan edit sederhana dengan hasil yang luar biasa.

 

2. Adobe Photoshop Express

Istilah ‘photoshop’ tentu sudah tidak asing lagi bagi mereka yang bergelut dengan dunia desain grafis. Hanya saja ‘Photoshop’ yang menjadi senjata andalan desainer tersebut dijalankan pada perangkat PC/laptop, sementara Photoshop Express yang juga dibuat oleh Adobe berjalan pada perangkat mobile.

 

Sesuai dengan namanya, aplikasi desain grafis Android yang satu ini dapat digunakan untuk mengedit foto dan beberapa jenis pekerjaan desain grafis lainnya secara cepat dengan hasil yang maksimal. Meskipun secara keseluruhan fitur yang tersedia tidak selengkap software yang ditanamkan pada PC/laptop.

 

Kemampuannya dalam menangani berbagai jenis olah grafis tersebut disebabkan karena lengkapnya fitur yang dimiliki, termasuk sejumlah fitur unik seperti noise remover, perspective corrrection dan berbagai jenis filter yang dapat menjadikan hasil karya kita semakin terlihat indah dan menarik.

 

3. Adobe Illustrator Draw

Tidak hanya photoshop saja yang dibuat dalam versi aplikasi mobile, Adobe juga mengadaptasi Adobe Illustrator yang dulu hanya dapat digunakan pada perangkat desktop menjadi aplikasi desain grafis di android bernama Adobe Illustrator Draw.

 

Sama halnya dengan photoshop, terdapat sejumlah keterbatasan pada Adobe Illustrator versi mobile ini, mulai dari banyaknya tool yang tersedia sampai dengan dukungan file. Namun demikian aplikasi ini tetap dapat menghasilkan ilustrasi yang menakjubkan dengan fasilitas yang dimilikinya ditambah kreativitas kamu sebagai pengguna.

 

Beberapa tool menarik yang tersedia pada aplikasi ini diantaranya adalah: penggunaan beberapa layer sekaligus yang dapat digandakan, digabungkan dan diganti nama, zoom hingga 64x untuk hasil yang lebih detail, 5 pen yang dapat disesuaikan untuk ukuran dan warna serta beberapa fitur eksklusif lainnya.

 

4. Desygner

Sistem kerja dari aplikasi ini tidak berbeda jauh dengan Canva, yaitu menyediakan beragam template untuk pembuatan spanduk, poster, logo, banner, resume, flyer, infografik, cover buku, ID Card, desain stempel dan sebagainya, sehingga pengguna tinggal melakukan edit sederhana dengan mudah dan cepat.

 

Aplikasi desain grafis android yang satu ini menawarkan lebih dari 1 juta template dan ribuan gambar royalti yang dapat dimanfaatkan dengan gratis. Jika kamu mendapatkan fasilitas yang lebih, kamu bisa berlangganan Desygner Premium seharga $9,99 perbulan atau $69,99 pertahun.

 

Untuk pengguna premium, Desygner memberikan akses menyeluruh pada pilihan layout, aset gambar, font dan warna, serta dapat mengimpor elemen dari file PSD dan PDF.

 

5. PicsArt

PicsArt merupakan salah satu aplikasi desain grafis android yang banyak diminati pemilik online shop dan pengguna sosial media. Hal tersebut disebabkan karena aplikasi ini tidak hanya dapat dipakai untuk mengedit foto, tapi juga menambahkan teks dan stiker pada foto, menjadikan foto lebih artistik, membuat desain 3D dan beragam fungsi lainnya.

 

Fitur dasar yang dimiliki aplikasi ini terbilang lengkap, seperti size, crop, clone rotation, curve hingga pengaturan cahaya seperti color, brightness dan opacity. Menariknya, foto yang telah diedit atau desain yang telah dibuat dapat langsung diposting ke sosial media.

 

6. AutoCAD

Jika kamu menyukai dunia menggambar, AutoCAD merupakan aplikasi desain grafis di android yang bisa dijadikan pilihan. Dengan menggunakan aplikasi ini, kamu akan lebih mudah dalam menggambar dan membuat berbagai macam desain sesuai dengan yang diinginkan.

 

Berbagai macam fitur menarik ditawarkan oleh AutoCAD, salah satu diantaranya adalah fitur yang membuat pengguna dapat melihat setiap koordinat dari gambar yang dibuatnya. Selain itu, desain yang kamu hasilkan dapat disimpan dalam format PDF atau DWF.

 

7. Logo Maker

Diunduh lebih dari 5 juta pengguna dengan lebih dari 121.000 ulasan dan rating 4,7 menjadi bukti bahwa Logo Maker merupakan salah satu aplikasi desain grafis android yang layak diperhitungkan. Utamanya oleh mereka yang tertarik untuk membuat desain logo.

 

Berbagai elemen dasar untuk membuat logo telah disiapkan oleh aplikasi ini seperti elemen Arts, Color, Shapes serta Background & Textures. Tidak hanya itu, sejumlah tool editing turut pula disertakan seperti: Font, Color, Hue, Flip, Rotate, Resize, 3D Rotate, Curve serta yang lain.

 

8. 3DC.io

Meski kamu terbilang pemula di dunia desain grafis, tidak akan merasa sulit untuk menghasilkan gambar 3D jika menggunakan aplikasi desain grafis android bernama 3DC.io ini.

 

Berbagai fitur yang tersedia akan membantu penggunanya untuk membuat model 3D sebagaimana yang diinginkan. Bahkan, aplikasi ini akan membantu kamu untuk mendapatkan berbagai macam ide dalam membuat gambar 3D.

 

9. Infinite Design

Sebagaimana 3DC.io, aplikasi desain grafis android bernama Infinite Design ini juga sangat membantu dalam menggambar 3D melalui smartphone. Istimewanya, aplikasi ini memiliki sejumlah fitur untuk mempermudah membuat gambar komik, manga serta desain Doodle.

 

Fitur istimewa tersebut diantaranya layer dan Undo yang tidak terbatas, tersedia balon teks dalam berbagai bentuk yang dapat diperbesar dan diputar sesuai selera, fungsi transformasi, memiliki lima perspektif berbeda serta dapat mengimpor dan mengekspor gambar dalam berbagai format seperti JPG, PNG dan SVG.

 

10. Snapseed

Satu lagi aplikasi desain grafis android yang banyak digunakan pemilik online shop dan pengguna sosial media adalah Snapseed. Karena dengan aplikasi yang dimiliki Google ini hasil desain dapat langsung diunggah ke sosial media.

Snapseed sendiri sebenarnya hanya memiliki 7 fitur yang bisa digunakan oleh pengguna untuk melakukan editing. Ketujuh fitur tersebut adalah: Tune Image, Details, Crop, Tonal Contrast, Vignette dan Portrait. Namun karena penggunaannya yang sangat mudah dengan hasil yang memuaskan, membuat aplikasi ini banyak digunakan.

Jenis, Ide, Manfaat dan Contoh Desain Grafis

 

Jenis, Ide, Manfaat dan Contoh
 

Desain terbagi menjadi dua yaitu desain struktur atau desain hiasan.

A. Desain struktural 

    adalah desain (gambar) yang dibuat berdasarkan garis, ukuran, bentuk, warna, tekstur, dan nilai dari suatu benda. Tujuan dibuatnya desain struktural adalah untuk mengetahui rancangan, bentuk, model dan bahan pada baju/benda produksi lain sebelum dibuat menjadi barang yang utuh dan nyata.

Syarat- syarat desain struktural antara lain:

1. Fungsional (berguna) dalam kehidupan sehari-hari.

2. Memiliki bentuk yang indah tetapi sederhana.

3. Proposional

4. Dibuat dari bahan yang sesuai dengan fungsinya

5. Dapat dipakai sesuai dengan tujuan

 

    Desain struktural dapat berbentuk benda yang memiliki tiga dimensi maupun dalam bentuk gambar dari suatu benda. Desain struktural menunjukkan bagaimana suatu benda itu dikonstruksikan dan bagaimana benda tersebut memenuhi fungsinya. Hal itu menunjukkan bagaimana unsur-unsur seperti garis dan bentuk berhubungan satu dengan yang lainnya. Bentuk yang wajar dan penampilan yang sederhana memiliki keindahan visual yang besar dan tidak pernah membosankan. Desain struktural bisa diaplikasikan dalam bentuk benda alat rumah tangga, busana, atau benda–benda yang ada disekeliling kita.

Contoh : desain busana, desain meubel.

B. Desain hiasan 

    Adalah pola rancangan yang memperhatikan segi-segi keindahan (daya tarik) dan penampilan benda dengan tujuan untuk mempertingi mutu desain struktur .

Syarat – syarat desain hiasan :

1. Dapat meningkatkan mutu desain struktur

2. Bahan yang digunakan sesuai dengan desain struktur

3. Ukuran sesuai dengan desain struktur.

4. Ragam hias digunakan secara terbatas dan tidak berlebihan.

5. Letak motif disesuaikan dengan desain struktur.

Contoh :

desain hiasan busana, desain hiasan lenan rumah tangga

 

Ide dalam Membuat Desain

Ide adalah modal utama bagi para desainer dalam mencari solusi untuk masalah desain yang dihadapinya. Ide dapat mengubah sesuatu yang sederhana menjadi sesuatu yang kompleks, sesuatu yang biasa menjadi luar biasa, yang bagus menjadi sangat indah.

Salah satu sumber ide adalah imajinasi. Imajinasi, menurut Jack Stoops dan Jerry Samuelson, adalah kekuatan dari dalam diri kita yang memperbolehkan kita untuk mengalami apa yang telah kita alami, apa yang akan kita alami, dan apa yang tidak akan kita alami; imajinasi dapat menembus batasan ruang, waktu dan realitas. Imajinasi dapat membawa kita ke alam fantasi melalui dunia mimpi, yang sebenarnya adalah cermin dari keinginan dan pemikiran kita yang paling dalam. Kita tidak harus tidur dan bermimpi terlebih dahulu untuk dapat memperoleh imajinasi, tetapi kita juga dapat berimajinasi dalam dunia sadar. Imajinasi sangatlah penting bagi seorang seniman, baik seni murni maupun seni terapan, karena imajinasi tidak semata-mata gambaran yang hanya berupa illusi, namun imajinasi dapat membuahkan ide di dalam pikiran kita.

Ada lima strategy yang membantu kita bermain-main dengan daya imajinasi kita untuk memancing ide-ide baru melalui pembentukan bentuk baru, yaitu seleksi, alteration (perubahan), spontanitas, abstraksi, gambaran tak berbentuk.

1.   Seleksi adalah proses pensortiran dimana kita menfokuskan pandangan kita ke satu bentuk tertentu untuk diobsevasi. Observasi meliputi perhatian detail terhadap bentuk, warna, cahaya, bahan, bagian-bagian daripada benda tersebut. Dengan observasi yang baik kita dapat menemukan bentuk-bentuk baru yang terdapat pada benda tersebut. 

2.   Alteration (perubahan) adalah perubahan yang dilakukan pada sebuah benda sehingga tercipta sebuah benda yang baru. Penggabungan dua elemen yang berbeda, seperti pada gambar 1, dapat menciptakan suatu bentuk baru. Apel dan resleting adalah dua elemen yang berbeda, penggabungan keduanya dan alterasi dari bentuk apel mengjhasilkan suatu bentuk baru yang mempunyai nilai dan arti baru. Alterasi dapat menghasilkan bentukan baru yang benar-benar berubah dari bentuk aslinya, dapat juga bentukan baru yang merupakan variasi dari bentuk yang asli.

3.   Abstraksi adalah pensederhanaan bentuk sehingga tercipta bentuk yang baru. Seperti gambar 2 dan 3, bentuk bebek dan kupu-kupu disederhanakan sehingga tanpak tidak realistis.




 

Yang dimaksud dengan gambaran tak berbentuk adalah seperti patra pada karpet, bentukan bidang positif dan negatif, ukiran pada pigura, dan sebagainya. Dari bentuk-bentuk tersebut, dengan menggunakan imajinasi dapat terbentuk bentukan baru. Apabila kita memperhatikan gambar 4 dan dengan seksama, maka akan terlihat bentuk-bentuk baru


 

4.   Spontanitas adalah pencatatan semua ide yang terlintas ke dalam bentuk visual, atau dapat juga disebut dengan brainstorming. Dengan demikian tanpa kita sadari kita juga membuat alterasi ide yang satu menjadi ide baru dan mengem­bangkannya terus sehingga me­nemukan ide yang terbaik. Gambar 5 menunjukan variasi gambaran ide yang terlintas dalam pikiran kita untuk sebuah kata ‘lima’. Brainstorming, ada­lah salah satu tehnik yang banyak digunakan para desainer dalam menggali ide-ide. Digabungkan dengan tehnik asosiasi, brain­storming membantu terciptanya gambaran-gambaran imajinasi

 

Manfaat Desain Grafis Dalam Kehidupan Sehari-hari

1. Mempercepat proses pekerjaan

Suatu pekerjaan akan dapat di persingkat dengan menggunakan Desain Grafis, contohnya sebuah proposal yang harus memaparkan setiap detail perusahaan tetapi dengan menggunakan Desain Grafis maka akan lebih di persingkat dengan membuatnya dalam bentuk gambar atau kurva

 

2. Dapat menyampaikan pesan dalam bentuk grafis.

Untuk membuat pesan dalam bentuk sebuah karya seni Desain Grafis tidak lah mudah, hal ini dapat di lakukan dengan mengikuti kursus desain grafis yang terpercaya agar pesan yang di buat dapat di sampaikan kepada masyarakat

 

3. Menjadi tempat pengungkapan perasaan

Setiap orang pasti memiliki perasaan yang terkadang sulit di ungkapkan, setelah belajar Desain Grafis di Dumet School dengan sebuah aplikasi Photoshop atau Adobe lainnya dapat mengungkapkan perasaan dalam bentuk Grafis

 

4. Memberikan hasil gambar yang lebih menarik dan indah

Gambar yang di hasilkan baik melalui jepretan kamera ataupun karya tangan tidak selalu menghasilkan gambar yang sesuai keinginan, dengan sentuhan Desaign Grafis maka gambar tersebut akan lebih menarik dan indah di lihat.

 

5. Dapat menghasilkan Uang

Dengan sebuah hasil desain yang telah di buat akan memiliki nilai yang berharga, bayangkan saja logo-logo perusahaan yang di buat dari aplikasi desain bukan sekedar bernilai ratusan ribu saja, bahkan ada yang bernilai milyaran.