Senin, 05 Juli 2021

Desain Grafis Pada Aplikasi Web

1. Jelaskan hal-hal apa saja yang harus diperhatikan apabila ingin membuat media visual berbasis web!

Untuk memenuhi kebutuhan pengguna terhadap grafik pada sebuah aplikasi berbasis

web, maka ada beberapa hal yang perlu diperhatikan pada desain website, diantaranya adalah:

1. Penggunaan warna yang tepat

Warna sangat berpengaruh dalam sebuah desain. Seperti yang telah kita ketahui, masing

masing warna memiliki karakter tersendiri, dan mecerminkan suasana tertentu. Skema

warna (kombinasi warna) dalam desain harus bisa mewakili karakter yang diinginkan.

Tetapi perlu diingat, kombinasi warna yang berlebihan akan mengalihkan pengunjung

dari konten website.

 

2. Teks yang mudah dibaca

Teks harus mudah dibaca, hal ini bisa dicapai dengan mengatur kontras warna teks

dengan background. Selain itu penggunaan font yang tepat juga perlu diperhatikan, jenis

font, ukuran font, style dan konsistensinya dalam desain. Selain itu pengaturan paragraf

dan jarak antara teks dengan elemen lain juga perlu diperhatikan. Whitespace atau ruang

kosong antar elemen harus harmonis. Semua hal tersebut bertujuan supaya Teks mudah

dibaca.

 

3. Desain visual yang harmonis

Image atau gambar secara visual merupakan unsur atau elemen utama dalam desain.

Image bisa digunakan sebai pemanis, atau penyeimbang atau point of interest. Sebaiknya

pemilihan image sesuai dengan keseluruhan tema dan karakter desain website.

Komposisi image dengan elemen lain juga harus sesuai, adakalanya sebuah website

membutuhkan image yang besar (hampir fullscreen) untuk memberi kesan tertentu, dan

dikombinasi dengan teks yang lebih kecil porsinya, ada pula website dengan komposisi

teks yang lebih banyak dan image hanya sebagai unsur tambahan. Komposisi antara

image dengan teks tergantung dari tema dan karakter yang ingin dibangun.

Yang penting harus bijaksana dalam memilih, menempatkan, dan mengkomposisi image,

dan yang tidak kalah penting adalah kualitas image itu sendiri. Hal lain yang harus

menjadi pertimbangan adalah besarnya file. Kecepatan load sebuah halaman website

sebagian besar ditentukan oleh besarnya ukuran file, terutama image, apalagi bagi kita di

Indonesia yang kecepatan akses internetnya sebagian besar dibawah rata-rata.

 

4. Layout yang Simpel

Layout atau tataletak desain diusahakan sesederhana mungkin, minimalisir elemenelemen yang tidak penting, maksimalkan whitespace (jarak antar elemen). Website dengan layout yang baik, mudah untuk dijelajahi, pengunjung mudah untuk menemukan sesuatu, dan dengan cepat menemukan apa yang dicarinya. Layout yang berantakan membuat pengunjung kesulitan dan membutuhkan waktu lebih lama untuk menemukan sesuatu. Penempatan yang tidak sesuai, point of interest yang menyesatkan, dan urutan tata letak yang acak, sangat tidak menguntungkan.

 

5. Alur yang mudah dimengerti

Layout desain website harus bisa menuntun pengunjung dan mengarahkan mereka ke

sesuatu yang kita inginkan, jadi kitalah yang menuntun alur perhatian pengunjung dari

titik a, ke titik b, ke titik C, dan seterusnya, sehingga tujuan kita dan misi dari website

bisa dicerna dengan baik oleh pengunjung. Hal ini tidaklah mudah, berbeda dengan

media lain seperti televisi, dan koran, audience dalam kendali pemberi informasi, mereka

menerima apa adanya dan pasif, dan tidak melakukan tindakan aktif untuk memilah.

Sedangkan pada website, pengunjung memiliki kendali penuh, mereka aktif, dan oleh

karena itu alur dari desain website harus jelas dan mudah dipahami agar pengunjung

tidak frustasi menemukan apa yang mereka inginkan.

 

6. Menu Navigasi yang jelas

Salah satu elemen penting yang juga wajib diperhatikan adalah navigasi atau menu.

Menu navigasi adalah satu-satunya cara pengunjung berinteraksi dengan website. Ada

banyak cara dan banyak desain menu navigasi, tetapi yang tidak boleh dilupakan adalah

fungsi utamanya, sebagai alat interaksi pengunjung dengan website.

Website bisa saja mempunyai beberapa menu/navigasi, bisa diatas pada header, atau

pada sidebar, maupun dibawah pada footer. Tidak ada rumus yang mengharuskan

dimana kita menempatkan menu, yang penting harus menyatu dengan alur dan layout

desain sebuah website.

 

2. Berikan contoh hasil aplikasi desain grafis berbasis web


Figma

Figma adalah desain digital dan alat prototyping. Ini adalah aplikasi desain UI dan UX yang dapat Anda gunakan untuk membuat situs web, aplikasi, atau komponen antarmuka pengguna yang lebih kecil yang dapat diintegrasikan ke dalam proyek lain. Dengan alat berbasis vektor yang hidup di cloud, Figma memungkinkan para penggunanya untuk bekerja di mana saja dari browser. Cara ini termasuk alat zippy yang dibuat untuk desain, pembuatan prototipe, kolaborasi, dan sistem desain organisasi.

Contoh Hasil desain dari figma :


Tidak ada komentar:

Posting Komentar