SISTEM INFORMASI KOMPUTER
OTOMATISASI PERKANTORAN
DAN SISTEM PAKAR
Pengertian Sistem Informasi Berbasis Computer (CBIS)
Computer
Based Information System (CBIS) atau Sistem Informasi Berbasis Komputer
merupakan suatu sistem pengolah data menjadi sebuah informasi yang berkualitas
dan dipergunakan untuk suatu alat bantu Sistem Informasi “berbasis komputer”
mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem
pembangkit informasi. Dengan integrasi yang dimiliki antar subsistemnya, sistem
informasi akan mampu menyediakan informasi yang berkualitas, tepat, cepat dan
akurat sesuai dengan manajemen yang membutuhkannya.
Sistem Informasi Berbasis Komputer atau
Computer Based Information System (CBIS) merupakan sistem pengolahan suatu data
menjadi sebuah informasi yang berkualitas dan dapat dipergunakan sebagai alat
bantu yang mendukung pengambilan keputusan, koordinasi dan kendali serta
visualisasi dan analisis. Dari pengertian diatas dapat disimpulkan bahwa system
informasi berbasis computer adalah system pengolah suatu data yang berkualitas
dan di pergunakan untuk membantu mengambil sebuah keputusan dan untuk
menentukan peranan teknologi dalam kehidupan ini.
Pengertian Otomatisasi Komputer
Otomatisasi
kantor merupakan penggunaan alat elektronik yang digunakan untuk memudahkan
komunikasi formal dan informal terutama yang berkaitan dengan komunikasi
informasi dengan orang-orang didalam dan diluar perusahaan. O’Brien ( 1996 )
mendefinisikan otomatisasi kantor sebagai sistem informasi berbasis
telekomunikasi yang mengumpulkan, memproses, menyimpan dan mendistribusikan
pesan-pesan, dokumen-dokumen dan komunikasi elektronik lainnya diantara
individual, grup-grup kerja dan organisasi.
Otomatisasi
penting dilakukan dalam upaya meraih efektivitas dan efisiensi kegiatan
perkantoran. Dengan adanya perkembangan teknologi informasi yang menuntut untuk
menyelesaikan proses pengolahan informasi secara cepat dan fleksibel, maka
kebutuahan dari metode manual ke otomatis sudah menjadi keharusan untuk
dipenuhi. Namun, bukan berarti meninggalkan seluruh proses manual dan memangkas
tenaga kerja, sebab banyak aspek-aspek lain yang harus menjadi pertimbangan
dalam melakukan otomatisasi dikantor.
Tujuan Otomatisasi Komputer
Otomatisasi Perkantoran, OA atau Office Automation bertujuan
untuk
meningkatkan produktivitas kerja melalui :
- · Meminimalkan pengeluaran pada biaya, munculnya komputer dapat menghemat biaya dimana komputer dapat menggantikan dan meringankan tugas pekerja dari berat menjadi ringan.
- · Pemecahan masalah kelompok, otomatisasi kantor dapat memberikan kemampuan antara manajer untuk saling melakukan komunikasi dengan lebih baik dalam memecahkan masalah.
- · Pelengkap bukan pengganti, dalam hal ini tidak akan menggantikan semua komunikasi interpersonal tradisional, seperti percakapan tatap muka, percakapan telepon, pesan tertulis pada memo, dan sejenisnya. Pelengkap informasi ini digunakan agar dapat lebih baik dalam berkomunikasi.
- · Penggabungan dan penerapan teknologi, misalnya antara telepon, komputer, jaringan internet, serta satelit. Dimana semua digabung untuk memperlancar informasi dari luar perusahaan maupun didalam perusahaan, selain itu untuk mengetahui canggihnya tekhnologi di era globalisasi .
- · Memperbarui proses pelaksanaan pekerjaan di kantor, produk office automation memungkinkan para pekerja kantor memproses lebih banyak dokumen secara lebih cepat, lebih baik, dan lebih efisien
- · Meningkatkan produktivitas dan efektivitas pekerjaan.
- · Peningkatan komunikasi dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik dan lebih cepat
Manfaat Otomatisasi Komputer
Manfaat
yang dapat diperoleh perusahaan dalam pemanfaatan sistem otomatisasi
perkantoran, diantaranya :
- · Otomatisasi perkantoran membuat informasi menjadi lebih murah dan mudah digunakan, dipindahkan, dan dirawat.
- · Dapat meletakkan landasan yang kuat untuk integrasi informasi sehinggga perusahaan mampu berkompetisi lebih baik.
- · Komputer tidak menggantikan pekerja saat ini, komputer mampu menunda penambahan pegawai yang diperlukan untuk menangani beban kerja yang bertambah.
- · Pemecahan masalah kelompok/tim.
- · Cara OA berkontribusi pada komunikasi ke dan dari manajer membuatnya sangat cocok diterapkan untuk memecahkan masalah kelompok.
- · Sebagai pelengkap bukan pengganti.
- · Sebagai suatu cara komunikasi bisnis. OA tidak akan menggantikan semua komunikasi interpersonal tradisional seperti percakapan tatap muka, percakapan telepon, pesan tertulis pada memo, dan sejenisnya. OA hanya melengkapi komunikasi tradisional.
- · Meningkatkan produktivitas dan efektivitas pekerjaan.
- · Peningkatan komunikasi dapat menghasilkan keputusan yang lebih baik dan lebih cepat
Fasilitas dalam Otomatisasi Komputer
• Dilihat dari tenaga penggeraknya
Mesin manual ialah mesin-mesin yang digerakkan oleh tenanga
manusia. Mesin listrik (elektrik) ialah mesin-mesin yang digerakkan
dengan tenanga listrik atau baterai
• Dilihat dari car kerja dan komponen mesinnya
Mesin mekanik yaitu mesin-mesin yang rangkaian komponennya
tampak bergerak dalam operasinya. Mesin elektronik yaitu
mesin-mesin dengan rangkaian komponen elektronik,berupa kabel-kabel
• Dilihat dari fungsinya dalam berbagai pekerjaan kantor
Mesin-mesin untuk mencatat bahan keterangan, diantaranya
adalah mesin tulis, mesin dikte,mesin penomor, dan asalah pensil. Mesin-mesin untuk menghimpun bahan keterangan diantaranya
adalah
pembuka surat mesin penjilid, hectmachine, pemotong kertas,
dan pencatat uang kas.
Peranan otomatisasi perkantoran dalam pemecahan suatu
masalah
Banyak aplikasi dalam otomatisasi kantor, membuat seorang
manajer harus
melakukan suatu pemilihan dalam membuat suatu sytem yang
baik, yang kiranya
dapat memberikan kepuasaan baik dari pelanggan maupun dalam
perusahaan itu
sendiri. Adapun yang mempengaruhi peranan otomatisasi
perkantoran dalam
pemecahan suatu masalah adalah berikut:
• Jenis Organisasi, yaitu seorang manajer diperusahaan
dengan satu lokasi tidak akan mempertimbangkan konferensi audio dan video.
• Pilihan pribadi, manajer yang memilih komunikasi tatap
muka tertarik pada konferensi video dan memanfaatkan kalender elektronik.
• Sumber daya OA yang tersedia paduan manajer dibatasi oleh
sumber oleh sumber daya OA yang tersedia dalam perusahaan
Pengguna Otomatisasi Komputer
Otomatisasi Kantor digunakan oleh semua orang yang bekerja
di dalam kantor.
Pada dasarnya terdapat 4 kategori pengguna Otomatisasi
Kantor, yaitu :
1) Manajer : orang yang bertanggung jawab mengelola sumber
daya perusahaan, terutama SDM.
2) Profesional : profesional tidak mengelola orang, tetapi
menyumbangkan keahlian khususnya. Misalnya : pembeli, wiraniaga, dan
asistenstaff khusus Manajer dan professional secara bersama dikenal sebagai
pekerja terdidik.
3) Sekretaris : biasanya ditugaskan pada pekerja terdidik
tertentu untuk melaksanakan berbagai tugas seperti menangani korespondensi,
menjawab telepon, dan mengatur jadwal pertemuan.
4) Pegawai administratif : melaksanakan tugas-tugas untuk
sekretaris, seperti mengoperasikan mesin fotocopy, menyusun dokumen, menyimpan
dokumen.
Tahap Penerapan Otomatisasi Perkantoran
❖ Tahap-tahap Penerapan Otomatisasi Kantor
Dalam penerapan otomatisasi kantor, ada beberapa tahap yang
penting untuk diperhatikan sebagai berikut:
1. Tradisional : penggunaan teknologi utamanya ditujukan
untuk mengurangi biaya dan meningkatkan produktivitas. Terfokus
pada penggunaan word processing, fax, telepon dan lain-lain.
2. Transisional ; ditandai dengan mulai digunakannya proses
data secara elektronik serta dibangunnya aplikasi untuk keperluan
pengarsipan, penyimpanan, dan komunikasi yang berbasis komputer. Contoh :
pembuatan database (oracle), general ledger (informasi keuangan), EAS
(sistem approval
elektronik) dan lain-lain.
3. Transformasional ; merupakan konvergensi telekomunikasi
dan informasi (ICT). Contoh : teleconference, videoconference dan
lain-lain.
Penggunaan Peralatan dalam Otomatisasi Kantor
1. Dilihat dari tenagan penggeraknya :
a. Mesin manual ialah mesin-mesin yang digerakkan oleh
tenanga manusia
b. Mesin listrik (elektrik) ialah mesin-mesin yang
digerakkan dengan tenaga listrik atau baterai
2. Dilihat dari cara kerja dan komponen mesinnya
a. Mesin mekanik yaitu mesin-mesin yang rangkaian
komponennya tampak bergerak dalam operasinya
b. Mesin elektronik yaitu mesin-mesin dengan rangkaian
komponen elektronik, berupa kabel-kabel
3. Dilihat dari fungsinya dalam berbagai pekerjaan kantor
a. Mesin-mesin untuk mencatat bahan keterangan, diantaranya
adalah mesin tulis, mesin dikte, mesin penomor, dan asalah pensil
b. Mesin-mesin untuk menghimpun bahan keterangan diantaranya
adalah pembuka surat mesin penjilid, hectmachine, pemotong kertas,
dan pencatat uang kas
c. Mesin-mesian untuk mengolah bahan keterangan diantaranya
adalah mesin jumlah, mesin hitung, dan komputer
d. Mesin-mesin untuk memperbanyak bahan keterangan
diantaranya adalah mesin stensil,mesin stensil spiritus, mesin fotocopy, mesin
perekam sheet, mesin offset, dan berbagai mesin cetak
Jenis-jenis Aplikasi Otomatisasi Kantor
Perkantoran merupakan kegiatan yang berhubungan dengan
pelayanan dalam perolehan,pencatatan, penyimpanan, penganalisaan, dan
pengkomunikasian.
Berikut ini adalah jenis-jenis aplikasi otomatisasi
perkantoran yang dapat
digunakan :
1. Pengolahan Kata (Word Processing)
Word processing adalah penggunakan suatu aperalatan
elektronik yang
secara otomatis melakukan beberapa tugas yang diperlukan
untukmembuat
dokumen ketik atau cetak.
Contoh dari word processing adalah Ms. Word dari Microsoft
Office
2. Surat Elektronik (Electronic Mail/E-mail)
Surat elektronik yang dikenal sebagai e-mail adalah
penggunaan jaringan
komputer yang memungkinkan para pemakai mengirim, menyimpan
dan
menerima pesan-pesan dengan menggunakan terminal komputer
dan alat
penyimpanan.
3. Voice Mail
Voice mail memerlukan komputer dengan kemampuan menyimpan
pesan
audio dalam bentuk digital dan kemudian mengubahnya kembali
menjadi
audio saat dipanggil. Tiap pemakai mempunyai voice mailbox
dalam
penyimpanan sekunder, dan peralatan khusus mengubah pesan
audio ke dan
dari bentuk digital.
4. Kalender Elektronik (Electronic Calendaring)
Adalah penggunaan jaringan komputer untuk menyimpan dan
memanggil
acara yang telah ditetapkan oleh manajer. Kalender
elektronik bersifat khusu
diantara aplikasi otomatisasi kantor, karena ia hannya
menyusun terjadinya
komunikasi bukan mengkomunikasikan informasi. Cara kerjanya
mirip
dengan organizer.
5. Konferensi Audio (Audio Conferencing)
Adalah penggunaan peralatan komunikasi suara untuk membuat
suatu
hubungan audio diantara orang-orang yang tersebar secara
geografis dengan
tujuan melaksanakan konferensi.
Konferensi audio tidak memerlukan komputer, hanya melibatkan
fasilitas
komunikasi audio dua arah.
6. Konferensi Video
Adalah penggunaan peralatan televisi untuk menghubungkan
para peserta
konferensi yang tersebar secara geografis. Peralatan
tersebut menyediakan
hubungan audio dan video serta tidak memerlukan komputer. 3
konfigurasi
dasar konferensi video berdasarakan sinyalnya adalah :
- Video satu arah dan audio satu arah
- Video satu arah dan audio dua arah
- Video dan audio dua arah
7. Konferensi Komputer (Computer Conferencing)
Adalah penggunaan jaringan komputer, sehingga memberi
kemampuan
seseorang untuk melakukan pertukaran informasi selama proses
terjadinya
konferensi. Aplikasi ini hamper sama dengan electronic mail,
karena kedua
aplikasi ini menggunakan hardware dan software yang sama.
8. Transmisi Faxsimili (Facsimile Transmission)
FAX adalah penggunaan peralatan khusus yang dapat membaca
citra
dokumen pada satu ujung saluran komunikasi dan membuat
salinannya di
ujung yang lain. Fax sangat mudah diimplementasikan dan
dioperasikan.
Jalur telepon suara dapat berfungsi sebagai channel-nya dan
pengoperasian
peralatannya tidak lebih sulit daripada mengoperasikan mesin
fotocopy.
9. Pencitraan (Imaging)
Untuk menyimpan dokumen yang berukuran/bervolume besar
diperlukan
penyimpanan khusus sehingga mudah untuk memanggil dan
mendapatkan
kembali informasi yang diperlukan dalam dokumen tersebut.
Penggunaan
microfrom yang berupa microfilm dan microfiche dapat
mengurangi
kebutuhan ruang penyimpanan sebesar 97% sehingga efektif
digunakan
untuk dokumen besar.
10. VideoText
Adalah penggunaan komputer untuk tujuan memberikan tampilan
materi
tekstual pada layar CRT. Penggunaan komputer untuk
menampilkan pada
layar CRT materi narasi dan grafik yang tersimpan. Untuk
menyediakan
informasi dalam bentuk videotext, terdapat 3 sumber utama
bahannya, yaitu:
- menciptakan file videotext pada komputernya sendiri
- berlangganan jasa videotext
- memperoleh akses ke file videotext dari perusahaan lain
2.12 Sistem Pakar
Konsep sistem pakar adalah menirukan metodologi dan kinerja
seorang
manusia yang ahli dalam bidang atau domain tertentu yang
spesifik.(Setiawan,
1993). Sistem pakar adalah program pemberian nasehat (advice
giving) atau
program konsultasi yang mengandung pengetahuan dan
pengalaman yang
dimasuki oleh satu atau banyak pakar kedalam satu domain
pengetahuan tertentu.
Agar setiap orang biasa memanfaatkannya untuk memecahkan
suatu masalah.
(Suparman,1991).
2.13 Kelebihan Sistem Pakar
Kelebihan yang diperoleh dari sistem pakar yaitu:
• Memungkinkan orang awam bisa melakukan pekerjaan seorang
pakar.
• Meningkatkan produktivitas kerja dengan jalan meningkatkan
efisiensi
pekerjaan.
• Menghemat waktu dalam menyelesaikan pekerjaan atau masalah
yang
kompleks.
• Menyederhanakan beberapa operasi.
• Pengolahan berulang-ulang secara otomatis.
• Tersedianya pengetahuan pakar bagi masyarakat luas
2.14 Kelemahan Sistem Pakar
Sedangkan kelemahan sistem pakar yaitu:
• Pengembangan sistem pakar sangat sulit, seorang pakar yang
baik sulit
diperoleh. Memedatkan pengeahuan seorang pakar dan
mengalihkannya
menjadi sebuah program merupakan pekerjaan yang melelahkan
dan
memerlukan biaya yang besar.
• Sistem pakar sangat mahal untuk mengembangkan, mencoba dan
mengirimkannya ke pemakai terakhir memerlukan biaya tinggi.
• Hampir semua sistem pakar (expert system) masih harus
dapatdimplementasikan dalam komputer besar, sistem pakar
yang
dijalankan pada komputer pribadi tergolong sistem apkar
kecil dan kurang
canggih.
• Sistem pakar tidak 100 % menguntungkan karena produk
seseorang tidak
ada yang sempurna dan tidak selalu benar, oleh karena itu
perlu dikaji
ulang secara teliti sebelum digunakan.
Bentuk Sistem Pakar
Ada 4 bentuk sistem pakar, yaitu :
• Berdiri sendiri. Sistem pakar jenis ini merupakan software
yang berdirisendiri tidak tergantung dengan software yang lainnya.
• Sistem pakar jenis ini merupakan bagian program yang
terkandung
didalam suatu algoritma (konvensional), atau merupakanprogram
dimana
didalamnya memanggil algoritma subrutin lain(konvensional).
• Menghubungkan ke software lain . Bentuk ini biasanya
merupakan
systempakar yang menghubungkan ke suatu paket program
tertentu,
misalnya
• Sistem Mengabdi. Sistem pakar merupakan bagian dari
komputer
khususyang dihubungkan dengan suatu fungsi tertentu.
Misalnya sistem
pakar yang digunakan untuk membantu menganalisis data radar.
Contoh beberapa sistem pakar
·
XSEL
Sistem pakar ini dapat bertindak sebagai asisten penjual
yang membantu penjual
komputer DEC memilihkan pesanan pelanggan sesuai dengan
kebutuhan.
·
MYCIN
Sistem ini dikembangkan di Universitas Stanford pada
pertengah-an 1970-an
dengan tujuan untuk membantu jurumedis dalam mendiagnosa
penyakit yang
disebabkan oleh bakteri
·
PROSPECTOR
Sistem ini diciptakan oleh Richard Duda, Peter Hard, dan
Rene Reboh pada tahun
1978 yang menyediakan kemampuan seperti seorang pakar di
bidang geologi.
Model konseptual sistem pakar
Model konseptual sistem pakar yang paling umum diperlihatkan
pada Gambar
5.21. Tampak bahwa terdapat 4 buah komponen penting, yakni
basis
pengetahuan (knowledge base), mesin inferensi (inference
engine), fasilitas
penjelasan, dan antarmuka pemakai.
Basis pengetahuan merupakan komponen yang berisi
pengetahuanpengetahuan yang berasal dari pakar. Berisi sekumpulan fakta (fact)
dan
aturan (rule). Fakta berupa situasi masalah dan teori
tentang area masalah.
Aturan adalah suatu arahan yang menggunakan pengetahuan
untuk
memecahkan masalah pada bidang tertentu.
• Mesin inferensi adalah komponen yang menjadi otak sistem
pakar.
Bagian inilah yang berfungsi melakukan penalaran dan
pengambilan
kesimpulan.
• Fasilitas penjelas merupakan komponen yang berfungsi untuk
memberikan penjelasan kepada pemakai yang memintanya. Jenis pertanyaan
;ang dapat ditangani biasanya berupa “Mengapa” dan
“Bagaimana”. Tidak
semua sistem pakar menyediakan bagian ini. Contoh berikut
mem-berikan
gambaran tentang penjelasan oleh sistem pakar.
• Antarmuka pemakai merupakai bagian yang menjembatani
antara sistem
dan pemakai. Melalui bagian inilah pemakai berkomunikasi
dengan
sistem.
Kesimpulan
Tahun 1964 diperkenalkan satu generasi baru alat penghitung
yang
mempengaruhi cara penggunaan komputer. Konsep penggunaan
komputer sebagai
SIM (Sistem Informasi Manajemen) dipromosikan oleh pembuat
komputer untuk
mendukung peralatan baru tsb. Konsep SIM (Sistem Informasi
Manajemen)
menyadari bahwa aplikasi komputer harus diterapkan untuk
tujuan utama
menghasilkan informasi manajemen.
Otomatisasi kantor (office automation/OA) memudahkan
komunikasi dan
meningkatkan produktivitas diantara para manajer dan pekerja
kantor melalui
penggunaan alat elektronik. OA telah berkembang meliputi
beragam aplikasi
seperti konferensi jarak jauh, voice mail, e-mail,
elektronik calendaring, facsimile
transmission. Komputer dapat diprogram untuk melaksanakan sebagian
penalaran
logis yang sama seperti manusia, suatu aplikasi yang
dinamakan kecerdasan buatan
(artificial intelligence).
Daftar Pustaka http://fairuzelsaid.com/konsep-sistem-pakar/
https://blogaanwati.wordpress.com/2013/01/11/otomatisasi-kantor/. http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem_otomatisasi_kantor.
http://nove82.blogspot.co.id/2014/10/otomatisasi-perkantoran-a.html
Tidak ada komentar:
Posting Komentar